Gudang Pengelolaan Kayu di Tebing Tinggi Ludes Terbakar,Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Peristiwa382 Dilihat

Tebingtinggi-artainfonews.com-Sebuah gudang tempat pengolahan kayu milik Neli (66), yang berlokasi di Jalan Setia Budi, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenos, Kota Tebingtinggi, ludes terbakar pada Selasa (18/3/2025) malam. Api mulai terlihat sekitar pukul 19.30 WIB dan dengan cepat membesar, melahap hampir seluruh isi gudang yang berisi bahan mudah terbakar.

Menurut keterangan saksi mata, Rudi (46), yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian, api tiba-tiba muncul dan langsung membesar. “Saya melihat api sudah berkobar tinggi, lalu terdengar suara letupan dari dalam gudang. Warga langsung berusaha membantu memadamkan dengan peralatan seadanya sambil menunggu pemadam kebakaran tiba,” ujarnya.

Empat unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Tebingtinggi dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Namun, karena hampir 95 persen isi gudang berupa kayu dan bahan mudah terbakar, api sulit dikendalikan. Hingga pukul 23.40 WIB, kobaran api masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas pemadam terus berjibaku agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Tebingtinggi, Abdul Halim Purba, menyebutkan bahwa proses pemadaman terkendala oleh besarnya volume material yang mudah terbakar di dalam gudang. “Banyak kayu olahan, mesin pemotong, serta barang berharga lainnya yang ikut terbakar. Selain itu, angin yang cukup kencang membuat api semakin sulit dikendalikan,” jelasnya.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Selain kayu, berbagai peralatan dan mesin pengolahan kayu yang bernilai tinggi juga habis terbakar. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Warga sekitar berharap pemerintah dapat memberikan bantuan kepada pemilik gudang dan pekerja yang terdampak akibat kebakaran ini. Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam masih terus melakukan pendinginan di lokasi guna mencegah kemungkinan api kembali menyala.(Larsen)

Komentar