Pemerhati Pasar Kota Pematangsiantar Angkat Bicara Soal BHL PDPHJ Beli Alat Kerja Sendiri

Berita258 Dilihat

Pematangsiantar-artainfonews.com- Dengan gaji di bawah minimum kota siantar buruh harian lepas perusahaan daerah pasar horas jaya malah di bebani pembelian alat kerja seperti sapu, serok dan lainnya.

Salah satu buruh harian lepas yang nama nya tidak mau di Publis mengatakan “daripada tak ada kerja saja nya ini pak,kalau ada kerja ku tinggal kan nya menyapu di pasar horas ini. sudah gaji di bawah UMR kami di bebani beli sapu yang sudah tak layak pakai dan mempersulit kami kerja pak, kalau kita tanya kepada pegawai pengadaan barang dia bilang belum ada anggaran beli sapu ” Kata perempuan berdarah batak ini yang gaji nya diketahui hanya Rp. 30.000 perhari dan di bebani pembelian sapu,”katanya

Buruh harian lepas ini mengatakan”sementara bang sapu itu alat kerja kami, tanpa sapu kami tidak dapat bekerja, “ujarnya.

Terpisah”buruh harian lepas yang sehari-hari  menggunakan Betor (Becak  motor) mengatakan” Aku pun bang selama bekerja di pajak ini tidak ada di kasih perawatan betor ku bang padahal betor ini sangat diperlu kan. Kadang ban betor ku bocor terpaksa aku pinjam uang kawan bang” Katanya dengan nada kesal.

Hal ini membuat masyarakat dan pemerhati pasar angkat bicara ” Menurut ku dirut perusahaan daerah pasar horas jaya sudah sepatutnya memikir kan hal hal yang mensejahtera kan para kawan kawan BHL Itu” Kata Edi siburian saat ditemui di salah satu warung kopi di gedung dua pasar horas kota siantar sekira pukul 10:00 26-02/2025.

Edi juga berharap agar kedepannya Dirut PDPHJ agar lebih memikirkan kesejahteraan para pekerja kebersihan yang berstatus BHL,karena upah mereka tak seberapa akan tetapi harus dengan Bebani lagi dengan biaya pembelian alat kerja.saya berharap kedepan tidak ada lagi kejadian seperti ini,”tutupnya.(Larsen18)

Komentar