Perencanaan Taman Rekreasi Desa Blang Malum Diperkirakan Menelan Biaya 20 Milyar Wujud Kerja Kepala Desa Mulai Nampak

Daerah428 Dilihat

Dairi Sumut-artainfonews.com-Perencanaan Taman rekreasi desa Blangmalum yang menelan biaya 20 Milyar mulai dikerjakan walau belum ada kucuran dana dari pemerintah.

Hal ini disampaikan oleh kepala desa Su ta Tuyur Simorangkir,kepada awak media senin 3 juni 2024.
Kepala desa yang nota bene sebagai kontraktor juga memiliki alat berat sendiri bahkan dikerjakan oleh kepala desa sendiri sebagai pengendali atau oprator alat berat itu untuk mèmulai pekerjaan lokasi bendungan yang akan disulap menjadi taman rekreasi.

Harapan Sunta sendiri jika proposal yang sudah di layangkan kepemerintah propinsi kelak sudah direalisasikan ,pengerjaannya agar dapat di kerjakan oleh masyarakat balngmalum sendiri,untuk menekan inflasi ekonomi mengurangi pengangguran didesa itu sendiri,karna terwujud nya taman rekreasi yang dilengkapi dengan joging truck,dan cafe ditengah danau,serta gajebo tempat jualan yang dapat di pergunakan oleh masyarakat setempat.

Saat awak media sambangi kantor desa ketepatan juga bersamaan dengan babhikamtibmas menyaksikan kepedulian tokoh yaitu Rimso Sinaga memberikan sedikit perhatian buat pembangunan taman rekreasi ini.

Selain taman rekreasi ,
Kinerja Sunta sendiri yang baru setengah tahun menjabat kepala desa telah mulai nampak,yakni sepanjang 1,8 km jalan usaha tani telah dibuka, beliau mengharap semoga dinas PUTR dan dinas Pertanian melirik desa kami yang notabene sejak tahun 1947 baru sekarang jalan usaha tani dibuka,”jadi saya mohon dilirik pemkab untuk perkerasan jalan pertanian ini”,ucap Sunta simorangkir.

Tempat rencana taman rekreasi ini sudah dikunjungi pj bupati Charles Bantjin dan akan memberi perhatian pemerintah untuk mendobrak ke pemerintah propinsi agar dapat terwujud dan berjalan lancar.
Apresiasi ini juga datang dari bhabinkamtibmas Pak Adi,beliau juga salut dengan kepala desa yang satu ini dengan pola fikir yang maju untuk menyulap bendungan ini menjadi taman rekreasi yang menelan biaya puluhan milyar rupiah,hal yang jauh diluar pemikiran kepela desa sebelumnya.

Harapan semua warga desa agar proposal yang telah dilayangkan ke propinsi dengan dukungan pemkab dapat segera direalisasi,karna ini merupakan dana besar yang ada didesa dan tidak mungkin harus berjalan dengan swadaya masyarakat atau ADD ,master plan perencanaan pu sudah disampaikan kepada bapak pj bupati.

Desa yang luasnya kurang kebih 360 ha ini mempunyai kapasitas penduduk kurang kebih 2675 jiwa dan 675 KK,sedang penerima BLT DD sebanyak 49 kk yang menelan biaya 150 juta.
Dana desa yang dimiliki mereka hanya berkisar kurang dari 800 juta.(Red/kontributor-cs)

Komentar