Humbang Hasundutan-artainfonews.com-Dalam suasana penuh kebersamaan, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Humbang Hasundutan menggelar acara buka puasa bersama dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang Berlangsung di Masjid At-Taubah Rutan Humbang Hasundutan, acara buka bersama dihadiri Kepala Rutan Humbang Hasundutan, Sahat Parsaulian bersama seluruh jajaran Pejabat Struktural dan Petugas serta para warga binaan (21/3).
Kegiatan buka bersama ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-UM.01.01-92 tertanggal 12 Maret 2025, tentang pemberitahuan pelaksanaan kegiatan buka bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Momentum ini sekaligus menjadi momen penting. Tidak hanya buka bersama, namun juga menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi antara petugas dan warga binaan Rutan Humbang Hasundutan.
Kepala Rutan Humbang Hasundutan Sahat Parsaulian Sihombing menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini memiliki makna mendalam dalam menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan penuh rasa kekeluargaan antara Pegawai Rutan dan warga binaan di dalam Rutan.
“Pada momen yang penuh kehangatan ini, mari kita manfaatkan untuk saling memaafkan, memperbaiki diri dan perkuat silaturahmi. Mari kita bangun kekeluargaan dan keharmonisan diantara kita,”ungkap Karutan dalam sambutannya.
Sebelum berbuka puasa, kegiatan dilanjut dengan mendengarkan kultum Rahmadan yang dibawakan oleh usatad Gerbang Munte. Bagi warga binaan, kesempatan untuk berbuka puasa bersama menjadi momen berharga yang memberikan kebahagiaan tersendiri. Salah satu warga binan berbagi rasa syukurnya atas kesempatan tersebut.
Setelah acara berbuka puasa, Pegawai Rutan Humbang Hasundutan dan Warga Binaan melaksanakan sholat magrib berjamaah.
Melalui program ini, diharapkan warga binaan semakin termotivasi untuk menjalani masa pembinaan dengan baik serta terjalin silaturahmi dan hubungan yang semakin harmonis. Langkah ini juga menjadi bentuk dukungan pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi warga binaan untuk memperbaiki diri sebelum kembali ke masyarakat. (Samsudin)










Komentar